Niat Puasa Sunnah Senin Kamis (dan keutamaan melakukannya)

Niat Puasa Sunnah Senin Kamis (dan keutamaan melakukannya)

Niat puasa sunnah senin kamis dan keutamaan melakukannya – puasa sunnah yang banyak manfaatnya dan mudah dilakukan adalah puasa yang dilakukan 2 hari setiap minggu ini.

Niat puasa sunnah senin kamis dan keutamaan melakukannya

Puasa adalah ibadah yang umum dilakukan oleh umat muslim, tentunya selain puasa wajib yaitu puasa Ramadhan, umat islam juga mengenal puasa sunnah.

Secara hukum syariatnya, puasa sunnah adalah amalan yang dianjurkan untuk dilakukan, namun tidak mengapa kalau tidak dilakukan.

Namun setelah banyak yang mengetahui bahkan merasakan sendiri manfaat puasa sunnah ini, akhirnya banyak yang memutuskan untuk rutin melakukannya.

Melakukan ibadah puasa sunnah senin kamis tidaklah sulit dan tidak membutuhkan biaya yang besar seperti ibadah umroh misalnya.

Amalan ibadah puasa merupakan kategori ibadah yang mudah dan bersifat pribadi.

Maksudnya bersifat pribadi adalah hanya anda dan Allah subhanahu wata’ala yang mengetahuinya, dan Allah lah yang akan langsung membalasnya.

Sebagaimana hadist Rasulullah berikut, dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.””

HR Muslim 1151

Bayangkan betapa spesialnya dan khususnya ibadah puasa sunnah tersebut.

Niat Puasa Sunnah Senin Kamis dan keutamaan melakukannya

Jenis jenis puasa sunnah

Puasa sunnah tidak hanya senin kamis, melainkan banyak jenis jenis puasa yang bisa anda lakukan.

Beberapa jenis puasa sunnah yang dianjurkan dan bisa anda lakukan diantaranya adalah

  • Puasa sunnah senin kamis
  • Puasa sunnah ayyamul bidh
  • Puasa sunnah Nabi Daud
  • Puasa Sunnah arrafah
  • Puasa sunnah tarwiyah

Puasa Sunnah Senin Kamis

Puasa Sunnah senin kamis adalah puasa yang paling populer yang paling banyak dilakukan.

Niat puasa sunnah senin kamis dan keutamaan melakukannya

Amalan ini adalah amalan sunnah yang sudah luas dikenal manfaatnya bagi kesehatan.

Secara logika memang puasa senin kamis ini memang memiliki banyak manfaat dari sisi kesehatan yaitu seperti mengistirahatkan sistem pencernaan dan membiarkannya mengolah makanan yang sudah ada sebelumnya.

Amalan sunnah puasa ini berdasarkan pada Hadist Rasulullah sallalahu ‘alaihi wasallam :

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.

HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739)

Hadist shahih tersebut diriwayatkan oleh istri beliau Aisyah Radiallahu ‘anha.

Bahwa Rasulullah melakukan puasa sunnah pada hari senin dan kamis.

Beberapa dari para sahabat bertanya kepada Rasulullah tentang pemilihan harinya, mengapa Rasulullah memilih hari senin dan kamis.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.

HR. Tirmidzi 747

di kesempatan lain Rasulullah juga menjawab seperti ini :

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.

(HR. Muslim no. 1162)

Jadi untuk anda yang sudah menjalankan amalan ini, tentu sangat baik dan harus tetap dijaga keistiqamahannya.

Untuk anda yang baru mulai melakukan puasa sunnah, maka puasa senin kamis ini cukup baik untuk dimulai dan dilakukan.

Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ayyamul bidh ini adalah puasa yang dilakukan pada pertengahan bulan hijriah.

Puasa ini dilakukan pada tanggal 13,14 dan 15 setiap bulan hijriahnya.

Kalau anda mengamati kalander hijriah tentunya anda akan dengan mudah melihat 3 hari yang disunnahkan untuk berpuasa tersebut.

Puasa Ayyamul Bidh ini berpegang pada dalil :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.”

(HR. Bukhari no. 1178)

Kemudian penjelasan mengenai tanggalnya ada pada hadist ini :

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).”

HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425

Namun ada kalanya puasa ini dilarang yaitu pada hari tasyriq, atau hari yang dilarang berpuasa.

tepat hari ketiga setelah idul Adha.

Puasa Nabi Daud

Beberapa dari umat muslim tentunya ada yang menjalankan puasa ini.

Puasa ini terbilang puasa yang cukup berat untuk yang belum terbiasa, karena kalau anda niat puasa nabi daud ini, maka anda harus berpuasa secara berselang seling.

Niat puasa sunnah senin kamis dan keutamaan melakukannya

Misal hari ini anda berpuasa, maka hari berikutnya anda tidak berpuasa, kemudian esok harinya anda harus berpuasa lagi, kemudian esoknya tidak berpuasa dan begitu seterusnya selama satu tahun.

Puasa ini berpegang pada Hadist Rasulullah :

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya,

أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ، وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.”

(HR. Bukhari no. 1131).

Jadi kalau anda sudah terbiasa puasa sunnah senin kamis, atau puasa ayyamul bidh, maka anda bisa mencoba puasa sunnah nabi Daud ini.

Puasa Arafah

Puasa arafah adalah puasa yang tidak berpatokan pada tempat, yaitu saat umat islam sedang melakukan wuquf di padang arafah.

Wuquf adalah rangkaian ibadah haji yang berlangsung di bulan Dzulhijjah.

Amalan puasa ini berpegang pada dalil :

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.

HR. Muslim no. 1162

Yang perlu dijadikan catatan adalah bahwa sahabat kita muslim yang sedang haji, tidak disunnahkan untuk berpuasa.

Yang disunnahkan untuk berpuasa adalah orang orang yang sedang tidak melakukan wukuf.

Puasa Sunnah Tarwiyah

Dari beberapa sumber yang kami dapatkan puasa ini ternyata masih diselisihi kesahihan hadistnya.

Beberapa ada yang berpendapat dari beberapa periwayat ada yang dusta, namun ada yang berpendapat bahwa hadist ini dhaif (lemah).

Namun kalau kita tarik menggunakan Hadist shahih yang mensunnahkan untuk berpuasa 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, maka puasa ini termasuk di dalamnya.

Jadi banyak ulama yang berpendapat bahwa puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah ini diperbolehkan dengan niat untuk melakukan puasa 10 hari pertama di bulan Dzuhijjah.

Niat Puasa Sunnah Senin Kamis

Setelah kita mengetahui jenis jenis puasa sunnah, maka di bagian ini kita akan membahas tentang niat puasa sunnah senin kamis.

Secara spesifik kami belum menemukan hadist yang menuliskan tentang lafadz niat puasa sunnah senin kamis.

Kalaupun mungkin anda pernah mendengar tuntunan berikut :

Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya : saya niat puasa sunah hari Senin, sunah karena Allah Ta’ala

atau :

Nawaitu shouma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa)

Artinya : saya niat puasa sunnah hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala.

Maka sebetulnya itu bukan niat yang wajib untuk diucapkan, melainkan itu hanya hasil ijtihad para ulama untuk memantapkan niat kita untuk berpuasa.

Anda boleh berniat seperti yang tersebut di atas, namun bukan berarti kalau anda sudah bangun sahur dan berpuasa di hari senin misalnya, kemudian setelah solat shubuh anda baru ingat belum melafadzkan niat tersebut, kemudian puasa anda tidak sah.

Melainkan itu hanya untuk memantapkan niat kita saja agar lebih sungguh sungguh dalam melakukan amalan ibadah sunnah puasa tersebut.

Keutamaan Puasa Sunnah Senin Kamis

Setelah mengetahui niat puasa sunnah senin kamis tentunya kita juga perlu tau keutamaan atau fadhilah yang akan anda dapatkan kalau melaksanan amalan ibadah ini.

Selain yang sudah disebutkan di bagian atas bahwa pahala orang yang berpuasa sunnah diberikan langsung oleh Allah subhanahu wata’ala, puasa sunnah senin kamis juga memiliki keutamaan lain.

Beberapa diantaranya adalah :

  • Masuk surga melalui pintu khusus, Ar Rayan
  • Bisa meningkatkan keimanan
  • Terhindar dari perbuatan dosa

Masuk Surga melalui pintu Ar Rayan

Pintu Ar Rayan adalah pintu yang memang Allah ciptakan untuk makhluknya yang gemar berpuasa sunnah.

pernyataan ini dikuatkan dengan dalil hadist Rasulullah :

Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya

HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152

Dengan dalil tersebut maka orang orang yang semasa hidupnya gemar berpuasa sunnah, akan dimasukkan ke dalam surga melalui pintu Ar Rayyant tersebut, Insya Allah

Meningkatkan Keimanan

Berpuasa bisa meningkatkan keimanan karena dengan berpuasa kita menahan diri dari segala bentuk keburukan.

Bahkan dengan berpuasa kita melatih diri kita untuk tidak berkata kata yang sia sia, perkataan kasar, dan perkataan kotor lainnya.

Sesuai dengan hadist Rasulullah berikut :

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

,لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ

Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.

HR. Ibnu Majah dan Hakim

Dengan menahan diri kita dari semua perbuatan yang sia sia, bisa menjaga keimanan kita dan mempertahankannya agar tidak luntur begitu saja.

Terhindar dari Perbuatan Dosa

Sebagaimana yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa dengan puasa kita dianjurkan untuk menahan diri dari perbuatan yang sia sia bahkan hingga perbuatan yang buruk.

Berpuasa melatih diri kita untuk juga menghindari diri dari perbuatan yang sekiranya bisa menjerumuskan kita kepada perbuatan dosa.

Manfaat Puasa bagi kesehatan

Selain keutamaan puasa menurut agama, tentunya puasa senin kamis juga bermanfaat bagi kesehatan.

Beberapa penelitian menyebutkan banyak sekali manfaat puasa secara medis, diantaranya :

  • Mengistirahatkan sistem pencernaan
  • Mengoptimalkan pembakaran energi non-karbohidrat di dalam tubuh
  • Mengontrol emosional jiwa dan pikiran
  • Membuat tubuh lebih terasa “ringan” dan lebih fit

Mengistirahatkan Sistem Pencernaan

Apakah anda tau kalau proses makanan untuk bisa betul betul sempurna diproses oleh tubuh itu memerlukan waktu lebih dari 3-4 jam?

Bayangkan kalau anda beberapa jam yang lalu baru sarapan pagi, kemudian sampai di kantor anda makan cemilan, kemudian siang anda makan berat,

Maka bisa dipastikan seluruh organ yang terlibat dalam sistem pencernaan tidak berhenti bekerja kecuali saat anda tidur.

Atau bahkan anda kurang tidur karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan?

Ya, tubuh anda tidak akan pernah maksimal beristirahat dan mengoptimalkan kinerjanya.

Dengan berpuasa anda memberi kesempatan kepada organ pencernaan untuk beristirahat dan membiarkan mereka untuk melumat dan mengolah semua makanan anda dengan sempurna.

Seperti bagian tubuh lain, organ juga bekerja berdasarkan kekuatan otot, kalau otot tersebut terus bergerak tanpa beristirahat maka bisa menyebabkan kelelahan.

Mengoptimalkan Pembakaran Energi Non-karbohidrat dalam tubuh

Ketika anda berpuasa, tubuh anda tidak mendapatkan asupan nutrisi berupa kabohidrat.

Ketika anda tidak mendapatkan asupan karbohidrat, sedangkan tubuh anda memerlukan sumber energi yang harus diproses,

Maka tubuh akan secara otomatis mengolah sumber energi yang sudah tersedia di dalam tubuh, yaitu Lemak dan Protein.

Ya, lemak dan protein akan menjadi sumber energi yang diolah, ketika tubuh tidak mendapatkan asupan kabohidrat.

Kalau tubuh anda kelebihan energi dan banyak menumpuk karbohidrat, maka puasa 2 kali seminggu bisa menjadi alternatif untuk diet.

Agar semua karbohidrat dicerna, kemudian lemak, baru protein.

Mengontrol Emosional Jiwa dan Pikiran

Ketika berpuasa kita dianjurkan untuk juga mengontrol hati dan pikiran agar tidak melulu emosional.

Rasulullah bersabda :

Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الْأَكْلِ وَالشُّرْبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهِلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ، إِنِّي صَائِمٌ

“Tidaklah puasa itu hanya sekedar menahan dari makan dan minum. Akan tetapi, hakikat puasa adalah menahan diri dari ucapan kotor dan sia-sia. Jika ada seseorang yang mencacimu dan berbuat usil kepadamu, maka ucapkanlah, ‘Saya sedang berpuasa, saya sedang berpuasa.” 

HR. Ibnu Khuzaimah dalam Shahih-nya no. 1996

Jadi kita dianjurkan untuk menahan diri dari perbuatan perbuatan emosional ketika berpuasa.

Membuat Tubuh Terasa Lebih Fit

Karena semua fungsi organ pencernaan berfungsi dengan optimal maka anda akan merasakan kondisi tubuh yang fit dan ringan.

Akan berbeda kalau kondisinya anda tidak fit, atau banyak menumpuk lemak dan karbohidrat.

Sunnah Ketika Berpuasa

Selain niat puasa sunnah senin kamis, ada amalan sunnah yang mendukung ibadah puasa sunnah ini yaitu :

Mengkonsumsi Kurma Ketika Berbuka Puasa

Banyak orang yang cenderung mengabaikan hadist ini, dan lebih memilih untuk berbuka puasa dengan gorengan, atau kue kue lainnya.

Sunnah berbuka puasa dengan kurma

Rasulullah bersabda :

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah),  jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air”

HR Abu Dawud (no. 2356), Ad-Daruquthni (no. 240) dan Al-Hakim (I/432 no. 1576).

Sudah jelas sekali Rasulullah menyampaikannya, karena itu sebaiknya anda juga mulai melatih diri untuk berbuka puasa dengan kurma.

Kalau anda mengalami kendala seperti :

  • Sulit mendapatkan Kurma
  • RIbet dengan biji kurma
  • Khawatir kurmanya jelek dan berkutu

Maka tentunya kami memiliki solusinya, yaitu

Kurma Tunisia Kupas Tanpa Biji

Pesan sekarang dan gunakan kode kupon GRATISONGKIR untuk mendapatkan gratis ongkos kirim untuk daerah Jakarta dan sekitarnya.

Atau lihat produk lainnya disini niat puasa sunnah senin kamis

Please follow and like us:
error
Close Menu
Cart Item Removed. Undo
  • No products in the cart.
×

Cart