Sunnah Buka Puasa dengan Kurma (Hadist Shahih)

Sunnah Buka Puasa dengan Kurma (Hadist Shahih)

Sunnah buka puasa dengan kurma (hadist shahih) – mungkin selama ini anda berbuka puasa tidak dengan kurma, melainkan dengan gorengan, lontong, atau berbuka dengan yang manis.

Mungkin setelah anda membaca artikel ini, anda akan mengganti kebiasaan anda berbuka dengan gorengan, dan menggantinya dengan kurma.

sunnah buka puasa dengan kurma

Dengan segala manfaat kurma, seharusnya anda sudah mengetahui bahwa kalau mendahului makan kurma saat berbuka akan sangat baik.

Mengingat kurma terdiri dari banyak karbohidrat berupa gula alami yang mudah disintesis oleh tubuh dan merubahnya menjadi energi, kurma sangat direkomendasikan untuk dijadikan santapan berbuka puasa.

Selain itu kurma juga mengandung banyak sekali serat (fiber) yang bagus untuk pencernaan.

Ada sebuah pernyataan dari iklan yang bilang untuk berbuka puasa dengan yang manis.

Sebetulnya itu bukan hadist, melainkan hanya anjuran saja, karena memang betul gula adalah karbohidrat pertama yang dibutuhkan saat berbuka puasa.

Namun kalau gulanya merupakan gula buatan, tentunya akan memiliki efek samping, dibandingkan dengan gula alami seperti yang terdapat pada manisnya kurma.

Berikut pembahasannya lebih dalam

Sunnah Buka Puasa dengan Kurma (Hadist Shahih)

Beberapa dari anda tentunya sudah banyak mendengar hadist yang disampaikan oleh Rasulullah Sallalahu ‘alaihi wasallam tentang berbuka puasa dengan kurma.

Ya, berbuka puasa dengan kurma adalah hal yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

Sebagaimana hadist berikut :

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah),  jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air”

HR. Bukhari No. 2356

Dari hadist tersebut bisa kita simpulkan bahwa Rasulullah biasa berbuka puasa dengan Ruthab atau kurma basah.

Namun kalau beliau tidak menemukannya, maka Rasulullah berbuka dengan kurma kering yang biasa kita makan.

Namun kalau beliau tidak menemukan keduanya, maka Rasulullah berbuka puasa dengan air putih.

Baca : Jenis jenis kurma yang ada di Indonesia.

Ada juga dalil lainnya yang menguatkan Hadist tersebut, diantaranya dari Imam Ibnu Hajar Al Asqalani.

Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah dalam Bulughul Marom hadits no. 660,

وَعَنْ سَلْمَانَ بْنِ عَامِرٍ اَلضَّبِّيِّ – رضي الله عنه – عَنِ اَلنَّبِيِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: – إِذَا أَفْطَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ, فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى مَاءٍ, فَإِنَّهُ طَهُورٌ – رَوَاهُ اَلْخَمْسَةُ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ خُزَيْمَةَ وَابْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ

Dari Salman bin ‘Amir Adh Dhobbi radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan tamr (kurma kering). Jika tidak dapati kurma, maka berbukalah dengan air karena air itu mensucikan.”

Jadi sudah tidak ada alasan untuk tidak berusaha untuk berbuka puasa dengan kurma ya.

Karena hukumnya Sunnah buka puasa dengan kurma.

Mengapa dianjurkan untuk berbuka puasa dengan kurma.

Kaya Serat dan Mengenyangkan

Kurma mengandung banyak sekali fiber atau serat yang mengenyangkan.

Ya, kurma merupakan salah satu dari beberapa buah yang mengandung banyak serat atau fiber yang bisa cukup lama bertahan di dalam perut untuk menjaga kita tetap kenyang.

Mengandung Gula Alami

Kurma mengandung gula alami dari nabati yang bersifat natural dan mudah dicerna oleh tubuh.

sunnah buka puasa dengan kurma

Gula yang terdapat pada kurma yaitu gula Fruktosa yang mana gula tersebut sangat mudah dipecah dan diolah menjadi energi.

Berbeda dengan gula dapur atau gula industri yang umumnya terdiri dari sukrosa yang memiliki rangkaian kimia yang cukup rapat, sehingga butuh waktu untuk merubahnya menjadi energi.

Tekstur Lembut untuk Pencernaan

Setelah kita berpuasa selama 14 jam, maka tubuh kita akan langsung bekerja keras kalau kita mengkonsumsi bahan bahan dengan tekstur yang kasar.

Misalnya gorengan, selain teksturnya yang tidak lembut, gorengan banyak sekali mengandung karbohidrat dari tepung yang digunakan.

sunnah buka puasa dengan kurma

Sehingga menyebabkan tubuh bekerja dengan keras untuk mengolahnya, padahal baru beberapa jam lalu mereka (sistem pencernaan) beristirahat.

Mengkonsumsi kurma adalah alternatif yang dianjurkan, karena teksturnya lembut dan mudah untuk dicerna oleh tubuh.

Sehingga tidak memberatkan sistem pencernaan setelah beristirahat selama beberapa jam.

Kesimpulan

Berpuasa adalah ibadah yang baik dan banyak dijanjikan ganjaran pahala serta jaminan surga oleh Allah subhanahu wata’ala.

Beriringan dengan menjalankan perintah Allah dan Rasulullah untuk berpuasa, ada baiknya kita menghidupkan sunnah lainnya seperti mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa.

Sebagaimana sudah diketahui hadist dan keutamaan berbuka dengan kurma secara kesehatan lainnya, maka ada baiknya anda berbuka puasa dengan kurma.

Insya Allah pahala anda akan sempurna kalau rangkaian puasa anda diakhiri dengan berbuka puasa dengan kurma.

Kurma Tanpa Biji

Beberapa faktor dari penyebab orang orang malas mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa diantaranya :

  • sulitnya menemukan kurma yang bagus di luar bulan Ramadhan.
  • Malas memisahkan biji kurma yang lengket
  • dsb

Untuk itu kami sediakan KOORMA – Kurma Tunisia Kupas Tanpa Biji yang bisa anda konsumsi saat itu juga, praktis !

Pesan sekarang dan gunakan kupon khusus untuk mendapatkan gratis ongkir wilayah Jabodetabek.

Please follow and like us:
error
Close Menu
Cart Item Removed. Undo
  • No products in the cart.
×

Cart